Devi Sakinah Maharani

Pages

  • Home
  • BAAK Gunadarma
  • Wartawarga Gunadarma
  • Student Site Gunadarma
  • E-learning Gunadarma
  • V-Class Gunadarma

Visitors

Flag Counter

Universitas Gunadarma

Universitas Gunadarma

About Me

Unknown
View my complete profile

Followers

Powered by Blogger.

Arsip Blog

  • ▼  2017 (16)
    • ▼  December (1)
      • Etika Dalam Auditing
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  July (10)
    • ►  April (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2016 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  June (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2015 (132)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  April (55)
    • ►  February (39)
    • ►  January (35)
  • ►  2014 (32)
    • ►  December (1)
    • ►  November (12)
    • ►  October (19)

Label

  • Analisis Koperasi
  • Asus Zenfone 5
  • best friend
  • Cimin
  • e-tiket kereta api
  • Gado gado
  • Indonesia
  • Jokowi
  • Kereta Api
  • Pengantar Bisnis
  • PKTI
  • Presiden
  • Seblak Bandung
  • Sosis gulung mie
  • story of aladdin
  • topologi
  • topologi jaringan
  • Transportasi Mahasiswa
  • Tugas
  • Universitas Gunadarma
  • Xiaomi Redmi 1S

Blog Archive

  • ▼  2017 (16)
    • ▼  December (1)
      • Etika Dalam Auditing
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  July (10)
    • ►  April (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2016 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  June (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2015 (132)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  April (55)
    • ►  February (39)
    • ►  January (35)
  • ►  2014 (32)
    • ►  December (1)
    • ►  November (12)
    • ►  October (19)
Sunday, November 16, 2014

Teks Deskripsi

Deskripsi => karangan yang menggambarkan suatu keadaan sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, mencium atau merasakan hal tersebut.
Contoh Wacana Deskripsi :
Apotik
Siang itu aku sedang duduk santai di sofa empuk di dalam apotik milikku yang baru saja dibuka. Apotik ini adalah impianku sejak aku kuliah di Farmasi dulu. Sekarang aku memandang puas pada usahaku selama ini. Aku bisa mendirikan apotik di kota kelahiranku.
Apotik ini cukup luas, beberapa rak besar tempat obat-obatan berjejer rapi dengan kemasan-kemasan obat warna-warni yang dikelompokkan menurut farmakologinya dan disusun alfabetis. Pandangan saya tertuju pada rak buku di pojok ruangan yang berisi buku-buku tebal. Ku ambil satu buku yang disampulnya tertulis Informasi Spesialis Obat atau yang biasa disebut kalangan farmasi dengan buku ISO.
Buku ini adalah buku pertama yang kubeli saat aku kuliah dulu. Aku memandang lagi secara keseluruhan apotik ini, sebuah televisi 14 inci dan sebuah computer di meja kasir. Hembusan angin dari AC cukup membuat udara terasa sejuk di hari yang panas ini.
readmore »»  
Posted by Unknown at 5:12 AM 0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
Sunday, November 9, 2014

Organisasi

Pengertian Organisasi sebagai Badan maupun sebagai Terstruktur

·         Organisasi dalam arti badan adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai suatu atau beberapa tujuan tertentu.
·         Organisasi dalam arti bagan atau struktur adalah gambaran secara skematis tentang hubungan-hubungan kerja sama dari orang-orang yang terdapat dalam rangka usaha untuk mencapai suatu tujuan.

Pengertian rentang kendali

rentang kendali adalah batas jumlah bawahan langsung yang dapat dipimpin dan dikendalikan secara efektif oleh seorang manager

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Rentang Kendali

A.Faktor atasan yang berhubungan dengan kondisi dan situasi pekerjaan, anatara lain :
1.    kondisi dan situasi pekerjaan yaitu pekerjaan yang bersifat rutin dan operasi stabil.
2.    Ada kesamaan pekerjaan yang dikerjakan oleh bawahan, dan bawahandapat bekerja bebas dengan tidak saling ketergantungan dengan pihak lain.
3.    Prosedur dan metode kerja telah diformalisaikan dengan baik dalam susunan dan rumusan yang jelas.
4.    Jenis pekerjaannya tidak membutuhkan pengawasan yang tinggi.

 B. Faktor-faktor yang berhubungan dengan bawahan, yaitu :
1.    Para pegawai bawahan benar-benar telah terlatih untuk menangani pekerjaannya.
2.    Para pegawai bawahan lebih senang bekerja tanpa harus ada pengawasan yang ketat.
3.    Adanya saling kepercayaan dan tanggung jawab antara manajer dan pegawai bawahan terhadap pekerjaan yang diperlukan.

C. Faktor-faktor yang berhubungan dengan manajer,antara lain :
1.    Manajer mempunyai kemampuan, keterampilan dan telah terlatih dengan baik dalam bidang manajerial yang ditangani
2.    Manajer mendapat bantuan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pekerjaannya baik bantuan dari atasannya maupun dari sesama manajer dalam bentuk pikiran, ide, gagasan ataupun tindakan
3.    Manajer tidak banyak tambahan tugas yang bersifat teknis operasional, tetapi ia harus berfokus pada pekerjaan yang bersifat supervisi dan pekerjaan yang ditanganinya. Sedangkan tugas-tugas yang bersifat teknis dilaksanakan oleh bawahan
4.    Para manajer cenderung lebih suka pada gaya dan bentuk pengawasan yang bersifat agak longgar daripada yang ketat.

Organisasi formal

Organisasi formal adalah organisasi dimana para anggotanya dalam usaha mencapai tujuannya dilakukan menurut ketentuan resmi dan memiliki peraturan yang tegas.

Ciri-ciri organisasi formal :
·         Pola komunikasi relative mapan
·         Disiplin kerja diatur secara formal
·         Pengorganisasian jelas
·         Ada kekhususan keahlian / profesionalisme
·         Tujuan terencana dengan jelas Kelemahan organisasi formal :
·         Sedikit kesempatan bawahan untuk memberikan jawaban atas pesan dan   instruksi atasan
·         Kompleksnya jaringan social
·         Kecenderungan keterlibatan bawahan untuk turut campur dalam proses musyawarah dan pembuatan keputusan sedikit

organisasi informal

Organisasi informal adalah organisasi dimana para anggotanya dalam usaha mencapai tujuannya dilakukan atas dasar hubungan pribadi dengan struktur informal dan tidak ditentukan secara resmi.

Ciri-ciri organisasi informal :
·         Proses pembentukan didasarkan pada kepentingan bersama
·         Hubungannya informal
·         Jumlah anggotanya relative kecil
·         Adanya kegemaran yang relative sama diluar organisasi
·         Disiplin kerja didasarkan pada kesadaran pribadi Kelemahan organisasi informal
·         Banyak kesulitan untuk mengambil keputusan karena keterlibatan bawahan tidak terbatas
·         Kapasitas hasil kerja relative rendah karena anggotanya terbatas
·         Banyak waktu luang yang dipergunakan di luar lingkup organisasi

Struktur organisasi Matriks

Struktur organisasi Matriks adalah sebuah struktur yang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk. 


Kelebihan struktur organisasi matriks :
·         Sesuai untuk beban kerja yang fluktuatif
·         Tujuan proyek menjadi lebih jelas
·         Memungkinkan untuk merespon pada beberapa sektor lingkungan secara serentak
·         Banyak jalur untuk melakukan  komunikasi
·         Pekerjaan dapat dipahami secara lebih jelas

Kelemahan struktur organisasi matriks :
·         Strukturnya sangat rumit
·         Biaya relatif  tinggi
·         Memungkinkan timbulnya dualisme kepemimpinan
·         Relatif sulit karena terdapat kepentingan ganda sehingga memerlukan koordinasi kuat

Perbedaan antara pengelolaan Organisasi secara Sentralisasi dengan Desentralisasi

Sentralisasi adalah memusatkan seluruh wewenang kepada sejumlah kecil manajer atau yang berada di posisi puncak pada suatu struktur organisasi. Sentralisasi banyak digunakan pada pemerintahan lama di Indonesia sebelum adanya otonomi daerah. Sedangkan Desentralisasi adalah pendelegasian wewenang dalam membuat keputusan dan kebijakan kepada manajer atau orang-orang yang berada pada level bawah dalam suatu struktur organisasi. Pada saat sekarang ini banyak perusahaan atau organisasi yang memilih serta menerapkan sistem desentralisasi karena dapat memperbaiki serta meningkatkan efektifitas dan produktifitas suatu organisasi.

Keunggulan sentralisasi
·         Organisasi menjadi lebih ramping dan efisien. Seluruh aktivitas organisasi terpusat sehingga pengambilan keputusan lebih mudah.
·         Perencanaan dan pengembangan organisasi lebih terintegrasi. Tidak perlu jenjang koordinasi yang terlalu jauh antara unit pengambilan keputusan dan yang akan melaksanakan atau terpengaruh oleh pengambilan keputusan tersebut.
·         Peningkatan resource sharing dan sinergi. Sumberdaya dapat dikelola secara lebih efisien karena dilakukan secara terpusat.
·         Pengurangan redundancies aset dan fasilitas lain. Satu aset dapat dipergunakan secara bersama-sama tanpa harus menyediakan aset yang sama untuk pekerjaan yang berbeda-beda.
·         Perbaikan koordinasi. Koordinasi menjadi lebih mudah karena adanya unity of command.
·         Pemusatan expertise. Keahlian dari anggota organisasi dapat dimanfaatkan secara maksimal karena pimpinan dapat memberi wewenang

Kelemahan sentralisasi
·         Kemungkinan penurunan kecepatan pengambilan keputusan dan kualitas keputusan. Pengambilan keputusan dengan pendekatan sentralisasi seringkali tidak mempertimbangkan faktor-faktor yang sekiranya berpengaruh terhadap pengambilan keputusan tersebut.
·         Demotivasi dan disinsentif bagi pengembangan unit organisasi. Anggota organisasi sulit mengembangkan potensi dirinya karena tidak ada wahana dan dominasi pimpinan yang terlalu tinggi.
·         Penurunan kecepatan untuk merespon perubahan lingkungan. Organisasi sangat bergantung pada daya respon sekelompok orang saja.
·         Peningkatan kompleksitas pengelolaan. Pengelolaan organisasi akan semakin rumit karena banyaknya masalah pada level uniit organisasi yang di bawah.
·         Perspektif luas, tetapi kurang mendalam. Pimpinan organisasi akan mengambil keputusan berdasarkan perspektif organisasi secara keseluruhan tapi tidak atau jarang mempertimbangkan implementasinya akan seperti apa.

Keunggulan Desentralisasi
·         Jenjang manajemen lebih sedikit (flat)
·         Birokrasi berkurang. Pengambilan keputusan akan berada pada unit yang sekaligus melaksanakan.
·         Lebih responsif terhadap perubahan. Unit organisasi akan lebih mudah menghadapi situasi terkini karena pengambilan keputusan ada pada unit desentralisasian.
·         Lebih mendorong kreativitas dan pengembangan ide baru. Unit-unit organisasi yang ada akan berupaya mengembangkan potensi dirinya.
·         Motivasi karyawan lebih tinggi. Anggota organisasi akan mempunyai rasa memiliki organisasi yang tinggi dan termotivasi untuk mengembangkan dan meningkatkan kinerja unit organisasinya.
·         Keterlibatan karyawan lebih besar. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa partisipasi yang lebih tinggi akan meningkatkan kinerja organisasi.
·         Kapabilitas organisasional meningkat. Kecakapan organisasi akan lebih meningkat karena tersedianya sumber daya manusia yang terlatih dan teruji dalam memimpin organisasi.

Kelemahan desentralisasi:
·         Manajer pada tingkat yang lebih rendah dapat membuat keputusan yang tidak sejalan dengan strategi umum perusahaan
·         Dapat terjadi kurangnya koordinasi antar manajer
·         Manajer pada level yang lebih rendah mungkin memiliki tujuan yang berbeda dari tujuan perusahaan secara keseluruhan
·         Dalam organisasi terdesentralisasi, agak sulit untuk menyebarkan gagasan inovatif secara efektif




readmore »»  
Posted by Unknown at 3:40 AM 0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
Sunday, November 2, 2014

Usaha kecil dan Wirausaha

Ciri-ciri usaha kecil
·         Manajemen berdiri sendiri, dengan kata lain tidak ada pemisahan yang tegas antara pemilik dengan pengelola perusahaan. Pemilik adalah sekaligus pengelola dalam UKM.
·         Modal disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik modal.
·         Daerah operasinya umumnya lokal, walaupun terdapat juga UKM yang memiliki orientasi luar negeri, berupa ekspor ke negara-negara mitra perdagangan.
·         Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan sarana prasarana yang kecil.

Keunggulan dan kelemahan bisnis usaha kecil
Keunggulan :
·         Kebebasan untuk bertindak
·         Menyesuaikan kepada kebutuhan setempat
·         Peran serta dalam melakukan usaha/tindakan
Kelemahan :
·         Modal dalam pengembangan terbatas
·         Sulit untuk mendapatkan karyawan
·         Relatif lemah dalam spesialisasi

Pengertian Wirausaha
                Menurut Syamsudin suryana Wirausaha adalah seseorang yang memiliki karakteristik percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, pengambil resiko yang wajar, kepemimpinan yang lugas, kreatif menghasilkan inovasi, serta berorientasi pada masa depan.






Sikap yang perlu diperlihatkan oleh seorang wirausaha dalam rangka membuat bisnisnya berhasil :
  • Selalu fleksibel di dalam pemanfaatan peluang usaha
  • Termotivasi oleh masalah-masalah yang menantang dalam pemanfaatan peluang usahanya
  • Memiliki pandangan positif di dalam pemanfaatan peluang usaha
  • Peka terhadap lingkungan usaha dan perasaan orang-orang yang ada disekitarnya 
  • Menghargai kebebasan berkarya dan berkreasi
  • Berkemampuan tinggi dalam mengembangan gagasan yang berbeda dalam pembuatan produk dan jasanya
  • Kaya akan kehidupan fantasi dalam memanfaatkan peluang usaha
  • Dapat meredam suatu keputusan sampai cukup fakta dan data


Berbagai cara yang dapat ditempuh jika seorang ingin menjadi Wirausaha :
  • Mempunyai visi dan tujuan yang jelas
  • Berani mengambil resiko
  • Terencana dan terorganisir
  • Kerja keras sesuai tingkat kepentingannya
  • Mengembangkan hubungan yang baik dengan karyawan, pelanggan, pemasok dan lain-lain
  • Melakukan hal-hal yang membuat usaha meraih kesuksesan
readmore »»  
Posted by Unknown at 6:28 AM 0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
Newer Posts Older Posts
Subscribe to: Posts (Atom)
Copyright © 2012 Devi Sakinah Maharani |